Makin kesini makin ngerti arti kata "kasta".
Sekedar pengetahuan, arti kasta menurut KBBI adalah golongan orang di masyarakat menurut tingkatan kedudukannya. Menurut salah satu blog, kasta itu pengkotakan masyarakat dengan golongan tertentu.
Nah persoalannya sekarang, kenapa saya lagi-lagi memposting tentang hal-hal yang berbau 'per-kasta-an'?
Jadi gini, ini lagi-lagi postingan tentang curhat :') Dari dulu banget saya termasuk dalam golongan 'terbelakang'. Maksudnya itu, kelompok orang-orang yang 'terasingkan'. Ketentuan terasingkan juga karena banyak faktor.
Saya tidak sekaya mereka, tidak seberuntung mereka, tidak bernasib seperti mereka, tidak mudah untuk meminta materi pada orangtua seperti yang mereka lakukan, tidak mudah membujuk orangtua jika ingin pergi ke luar rumah.
Saya akan berpikir panjang jika saya ingin meminta sesuatu pada orangtua. Kami tidak kekurangan, kami sederhana, semuanya cukup, pas dan tidak berlebihan. Orangtua mengajarkan saya untuk hemat. Jika mereka diberi uang saku perharinya lima puluh ribu, saya hanya mendapat satu per lima bagian dari itu.
Saya tidak menyesal dengan keadaan ini. Saya hanya menyesali sikap saya yang hanya diam jika 'mereka' sudah mulai kembali melakukan aksi 'pengkastaan'.
Mereka kaya. Mudah meminta gadget seperti hanya meminta permen. Mereka bisa pergi weekend kemanapun yang mereka mau. Mereka bisa mendapatkan apapun yang mereka mau. Mereka egois. Mereka hanya 'memandang' anak-anak yang 'sederajat' dengan mereka. Hanya anak-anak yang berada dalam satu 'kasta' yang sama dengan mereka.
Dan saya bukanlah bagian dari mereka.
Kasta.
Apa di jaman yang serba modern ini hukum 'kasta' masih pantas berlaku? :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar